TEKNIK PEMERIKSAAN RADIOGRAFI PEDIS DENGAN KLINIS SUSPECT FRAKTUR DI INSTALASI RADIOLOGI RUMAH SAKIT TK III 04.06.02 BHAKTI WIRA TAMTAMA SEMARANG

DWI JUNIARTI, RISKA (2025) TEKNIK PEMERIKSAAN RADIOGRAFI PEDIS DENGAN KLINIS SUSPECT FRAKTUR DI INSTALASI RADIOLOGI RUMAH SAKIT TK III 04.06.02 BHAKTI WIRA TAMTAMA SEMARANG. Diploma thesis, Universitas Widya Husada Semarang.

[img] Text (LEMBARAN PERSETUJUAN)
LEMBAR PERSETUJUAN__Riska Dwi Juniarti.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only until 30 November 2025.

Download (207kB) | Request a copy

Abstract

Riska Dwi Juniarti Teknik Pemeriksaan Radiografi Pedis Dengan Klinis Suspect Fraktur Di Instalasi Radiologi Rumah Sakit TK III 04.06.02 Bhakti Wira Tamtama Semarang lampiran depan 16 + halaman 40 + 3 tabel + 18 gambar + 24 lampiran akhir Latar belakang : Teknik pemeriksaan radiografi pedis dengan klinis suspect fraktur menurut Lampignano & Kendrick, (2018), menggunakan proyeksi AP oblique (Medial Rotation) dan lateral (Lateromedial atau Mediolateral). Sedangkan di Instalasi Radiologi Rumah Sakit TK III 04.06.02 semarang menggunakan proyeksi AP dan Oblique (Medial Rotation). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik pemeriksaan dan alasan pemeriksaan radiografi pedis dengan klinis suspect fraktur di Instalasi Radiologi Rumah Sakit TK III 04.06.02 Bhakti Wira Tamtama Semarang menggunakan proyeksi AP dengan arah sinar vertikal tegak lurus tanpa penyudutan. Metode: Jenis penelitian ini kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2025. Subjek tiga orang radiografer, satu dokter spesialis radiologi. Objek dari penelitian ini adalah teknik pemeriksaan radiografi pedis dengan klinis suspect fraktur. Pengambilan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengolahan dan analisis data berupa tahap reduksi data, penyajian data dalam bentuk koding terbuka dan penarikan kesimpulan dan saran. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik pemeriksaan radiografi pedis dengan klinis suspect fraktur di Instalasi Radiologi Rumah Sakit TK III 04.06.02 Semarang menggunakan proyeksi AP dan Oblique (Medial Rotation). Proyeksi AP posisi pasien supine di atas meja pemeriksaan posisi objek genu fleksi, telapak kaki diletakkan diatas kaset central ray vertikal tegak lurus, central point basis metatarsal digit III, FFD 100 cm, faktor eksposi digunakan 55 kV dan 3,2 mAs. dan proyeksi oblique pasien supine diatas meja pemeriksaan genu fleksi, telapak kaki diletakkan diatas kaset kemudian dimiringkan kearah medial 450 central point pada metatarsal digit v. Alasan menggunakan proyeksi AP dengan arah sinar vertikal tegak lurus tanpa penyudutan supaya tidak superposisi pada metatarsal digit satu sampai lima dan mampu menghasilkan gambar yang akurat tanpa adanya distorsi atau perbedaan ukuran pada gambar. saran penulis pada proyeksi AP sebaiknya dilakukan penyudutan arah sinar 100 posterior (ke arah tumit). Kesimpulan: Teknik pemeriksaan radiografi pedis dengan klinis suspect fraktur di Instalasi Radiologi Rumah Sakit TK III 04.06.02 Semarang menggunakan proyeksi AP dan Oblique (Medial Rotation). Alasan menggunakan proyeksi AP dengan arah sinar vertikal tegak lurus tanpa penyudutan supaya tidak superposisi pada metatarsal digit satu sampai lima dan mampu menghasilkan gambar yang akurat tanpa adanya distorsi atau perbedaan ukuran pada gambar. Saran penulis pada proyeksi AP sebaiknya dilakukan penyudutan arah sinar 100 posterior (ke arah tumit). Kata kunci: Pedis, Suspect Fraktur, Vertikal Tegak Lurus Referensi : 11 Literatur (2015-2023)

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1001 Forensic Medicine. Medical jurisprudence. Legal medicine
Divisions: Fakultas Kesehatan dan Keteknisian Medik > D3 Teknik Rontgen
Depositing User: Admin Cakep Perpus
Date Deposited: 10 Feb 2026 09:21
Last Modified: 10 Feb 2026 09:21
URI: http://eprints.uwhs.ac.id/id/eprint/3175

Actions (login required)

View Item View Item