MUSLIM, MOH AZIZ (2025) PROSEDUR PEMERIKSAAN RADIOGRAFI ABDOMEN AKUT PADA KASUS TRAUMA ABDOMEN DI INSTALASI RADIOLOGI RSI SULTAN AGUNG SEMARANG. Diploma thesis, Universitas Widya Husada Semarang.
|
Text (cover)
COVER.pdf - Published Version Download (6MB) |
|
|
Text (persetujuan)
HALAMAN PERSETUJUAN.pdf - Published Version Download (272kB) |
|
|
Text (pengesahan)
HALAMAN PENGESAHAN.pdf - Published Version Download (305kB) |
|
|
Text (abstrak)
ABSTRAK.pdf - Published Version Download (852kB) |
|
|
Text (bab 1)
BAB I.pdf - Published Version Download (6MB) |
|
|
Text (bab 2)
BAB II.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
|
|
Text (bab 3)
BAB III.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text (bab 4)
BAB IV.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
|
|
Text (bab 5)
BAB V.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text (bab 6)
BAB VI.pdf - Published Version Download (839kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (767kB) | Request a copy |
|
|
Text (lampiran)
LAMPIRAN.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (18MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Menurut Lampignano & Kendrick (2018) untuk mengetahui patologi trauma abdomen adalah dengan foto polos abdomen 3 posisi yaitu AP supine, LLD, dan AP semi erect sedangkan di RSI Sultan Agung Semarang hanya menggunakan dua proyeki yaitu AP supine dan LLD. Menurut Kepmenkes RI No. HK.01.07/Menkes/1596 Tahun 2024, rentang waktu pelaporan hasil kritis adalah kurang dari 30 menit sejak hasil diverifikasi oleh PPA sedangkan di RSI Sultan Agung Semarang membutuhkan waktu 60 menit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pemeriksaan radiografi abdomen akut pada kasus trauma abdomen di Instalasi Radiologi RSI Sultan Agung Semarang, alasan mengapa menggunakan dua proyeksi AP supine dan LLD, dan mengapa waktu pelaporan hasil kritis pada pasien gawat darurat membutuhkan waktu 60 menit. Metode Penelitian: Jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian dilakukan di Instalasi Radiologi RSI Sultan Agung Semarang, pada tanggal 20-21 Maret 2025. Subjek penelitian, satu dokter pengirim, satu dokter spesialis radiologi, tiga radiografer, dan satu pasien. Objek penelitian prosedur pemeriksaan radiografi abdomen akut pada kasus trauma abdomen di Instalasi Radiologi RSI Sultan Agung Semarang. Metode pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil data yang diperoleh kemudian di reduksi dan disajikan yang kemudian di tarik kesimpulan. Hasil Penelitian: Pemeriksaan abdomen akut pada kasus trauma abdomen di RSI Sultan Agung Semarang menggunakan AP supine dan LLD. Pemeriksaan dilakukan hanya menggunakan dua proyeksi saja karena sudah cukup menegakkan diagnosa. Waktu pelaporan hasil kritis pada pasien gawat darurat membutuhkan waktu 60 menit dihitung dari diverifikasi sampai hasil ekspertise keluar dan dilaporkan ke DPJP. Kesimpulan: Pemeriksaan radiografi abdomen akut pada kasus trauma abdomen di RSI Sultan Agung Semarang hanya menggunakan dua proyeksi AP supine dan LLD, karena sudah cukup untuk menegakkan diagnosa. Waktu pelaporan hasil kritis pada pasien gawat darurat di RSI Sultan Agung Semarang 60 menit dihitung dari diverifikasi sampai hasil ekspertise keluar dan dilaporkan ke DPJP.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | abdomen, trauma abdomen, waktu pelaporan hasil kritis |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Kesehatan dan Keteknisian Medik > D3 Teknik Rontgen |
| Depositing User: | Admin Cakep Perpus |
| Date Deposited: | 19 Jan 2026 03:17 |
| Last Modified: | 19 Jan 2026 03:17 |
| URI: | http://eprints.uwhs.ac.id/id/eprint/3068 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

