PROSEDUR PEMERIKSAAN HYSTEROSALPINGOGRAPHY PADA KASUS INFERTILITAS SEKUNDER DI INSTALASI RADIOLOGI RSUD RA. KARTINI JEPARA

SINTA, DEWI (2025) PROSEDUR PEMERIKSAAN HYSTEROSALPINGOGRAPHY PADA KASUS INFERTILITAS SEKUNDER DI INSTALASI RADIOLOGI RSUD RA. KARTINI JEPARA. Diploma thesis, Universitas Widya Husada Semarang.

[img] Text (COVER)
COVER.pdf - Published Version

Download (7MB)
[img] Text (LEMBAR PERSETUJUAN)
LEMBAR PERSETUJUAN.pdf - Published Version

Download (182kB)
[img] Text (LEMBAR PENGESAHAN)
LEMBAR PENGESAHAN.pdf - Published Version

Download (248kB)
[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB 1)
BAB I.pdf - Published Version

Download (5MB)
[img] Text (BAB 2)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (10MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5)
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 6)
BAB VI.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK Dewi Sinta “Prosedur Pemeriksaan Hysterosalpingography pada Kasus Infertilitas Sekunder di Instalasi Radiologi RSUD RA. Kartini Jepara” 15 lampiran depan + 58 halaman + 1 tabel + 28 gambar + 23 lampiran akhir Latar Belakang: Menurut Lampignano and Kendrick (2018) pada pemeriksaan HSG menggunakan media kontras water-soluble murni tanpa campuran. Sedangkan di Instalasi Radiologi RSUD RA. Kartini Jepara menggunakan pencampuran media kontras Iopamiro konsentrasi 370 mg/ml dan NaCL dengan perbandingan 1:1. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pemeriksaan HSG pada kasus infertilitas sekunder dan alasan dilakukan pencampuran media kontras dengan NaCL. Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Lokasi pengambilan data di Instalasi Radiologi RSUD RA. Kartini Jepara. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Februari - Juni 2025. Pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan 3 radiografer dan 1 dokter spesialis radiologi. Pengolahan dan analisis data dengan cara data dibuat transkrip, direduksi, dan dibandingkan dengan teori. Setelah itu, diolah dan disajikan dalam bentuk kuotasi untuk ditarik kesimpulan. Hasil Penelitian: Prosedur pemeriksaan HSG pada kasus infertilitas sekunder meliputi persiapan pasien, persiapan alat dan bahan, serta teknik pemeriksaan. Proyeksi yang digunakan yaitu AP Polos Pelvis, AP Post Kontras, RPO Post Kontras, LPO Post Kontras, dan AP Post Miksi. Media kontras dicampur dengan NaCL dengan perbandingan 1:1 dimana 10 ml Iopamiro konsentrasi 370 dan 10 ml NaCL. Alasan dilakukan pencampuran media kontras dengan NaCL adalah mengurangi rasa nyeri pada pasien, memudahkan dokter radiologi saat memasukkan media kontras, menghemat dosis, serta mengurangi resiko alergi. Kesimpulan: Prosedur pemeriksaan HSG pada kasus infertilitas sekunder menggunakan pencampuran media kontras dan NaCL dengan perbandingan 1:1 untuk mengurangi rasa nyeri pada pasien, memudahkan dokter radiologi saat memasukkan media kontras, menghemat dosis, serta mengurangi resiko alergi. Sebaiknya pasien tetap perlu melakukan persiapan urus-urus. Bisa ditambah dengan penggunaan obat anti nyeri guna mencegah timbulnya nyeri saat media kontras dimasukkan. Media kontras dengan konsentrasi rendah seperti 300 mg/ml dan 350 mg/ml dapat digunakan sebagai alternatif tanpa dicampur dengan NaCL.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Hysterosalpingography (HSG), Infertilitas Sekunder, Media Kontras
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kesehatan dan Keteknisian Medik > D3 Teknik Rontgen
Depositing User: Admin Cakep Perpus
Date Deposited: 06 May 2026 08:28
Last Modified: 06 May 2026 08:28
URI: http://eprints.uwhs.ac.id/id/eprint/3309

Actions (login required)

View Item View Item