ARUMSARI PRAKASISWI, RICHA (2025) TEKNIK PEMERIKSAAN RADIOGRAFI SHOULDER JOINT PADA PASIEN DENGAN INDIKASI FRAKTUR DI INSTALASI RADIOLOGI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL. Diploma thesis, UNSPECIFIED.
|
Text (Lembaran Pengesahan)
LEMBAR PENGESAHAN.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only until 30 November 2025. Download (211kB) | Request a copy |
Abstract
Richa Arumsari Prakasiswi Judul: Teknik Pemeriksaan Shoulder Joint pada Pasien dengan Indikasi Fraktur di Instalasi Radiologi RSUD Panembahan Senopati Bantul Jumlah lampiran depan 17, halaman 41, tabel 1, gambar 21, lampiran akhir 35. Latar Belakang: Menurut (Lampignano Kendrick, 2018) menggunakan proyeksi antero posterior (neutral rotation), transthoracic lateral, posteroanterior oblique axial (Scapular Y lateral), proyeksi tangential (supraspinosus outlet), anteroposterior apical oblique axial. Di Instalasi Radiologi RSUD Panembahan Senopati Bantul secara umum hanya menggunakan satu proyeksi yaitu anteroposterior (AP). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui teknik pemeriksaan shoulder joint pada pasien dengan indikasi fraktur dan alasan mengapa hanya menggunakan proyeksi AP. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penyusunan Karya Tulis Ilmiah (KTI) ini adalah penelitian kualitatif yang mengadopsi pendekatan studi kasus. Subjek penelitian dalam studi kasus ini terdiri dari satu dokter spesialis radiologi, tiga radiografer dan satu dokter pengirim. Pengambilan data dengan cara observasi, wawancara langsung, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dalam bentuk transkrip, yang selanjutnya melalui proses reduksi data, penyajian data, dan akhirnya penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian: Pemeriksaan shoulder joint pada pasien dengan indikasi fraktur di Instalasi Radiologi RSUD Panembahan Senopati Bantul hanya menggunakan proyeksi anteroposterior (AP) dengan posisi pasien supine, posisi objek shoulder joint berada dipertengahan kaset, central point pertengahan shoulder, central ray vertikal tegak lurus kaset, FFD 100 cm, kaset ukuran 35x43 cm. Alasan menggunakan proyeksi AP sudah dinilai cukup untuk mendeteksi fraktur, lebih praktis dan cepat dilakukan, sehingga cocok untuk kondisi darurat dan dapat mempercepat proses pemeriksaan serta penegakan diagnosis. Kesimpulan: Pemeriksaan radiografi shoulder joint pada pasien dengan indikasi fraktur di Instalasi Radiologi RSUD Panembahan Senopati Bantul menggunakan proyeksi anteroposterior (AP) dengan posisi pasien supine. Proyeksi ini dipilih karena praktis, cepat dilakukan dalam kondisi darurat, dapat meminimalkan waktu pemeriksaan serta paparan radiasi, dan telah dianggap cukup untuk menunjang penegakan diagnosis fraktur. Kata Kunci: Shoulder Joint, Anteroposterior, Fraktur Referensi: 12 Referensi (2018-2023)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions: | Fakultas Kesehatan dan Keteknisian Medik > D3 Teknik Rontgen |
| Depositing User: | Admin Cakep Perpus |
| Date Deposited: | 11 Feb 2026 08:35 |
| Last Modified: | 11 Feb 2026 08:35 |
| URI: | http://eprints.uwhs.ac.id/id/eprint/3186 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

