TEKNIK PEMERIKSAAN TEMPOROMANDIBULAR JOINT KLINIS DISORDER MENGGUNAKAN PANORAMIC DI INSTALASI RADIOLOGI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL

ENGO, VIKTORIA APRILIANI (2025) TEKNIK PEMERIKSAAN TEMPOROMANDIBULAR JOINT KLINIS DISORDER MENGGUNAKAN PANORAMIC DI INSTALASI RADIOLOGI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL. Diploma thesis, Universitas Widya Husada Semarang.

[img] Text (COVER)
COVER.pdf - Published Version

Download (7MB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang : Menurut Lampignano dan Kendrick (2018), pada pemeriksaan radiografi Temporomandibular Joint terdapat 3 pemeriksaan seperti AP Axial Projection close mouth dan open mouth , Axiolateral Oblique Projection close mouth dan open mouth, Axiolateral Projection close mouth dan open mouth serta ada pemeriksaan seperti Orthopantomography - Panoramic Tomography. Di Instalasi Radiologi RSUD Panembahan Senopati Bantul pemeriksaan Temporomandibular Joint dengan klinis Disorder menggunakan Panoramic close mouth dan open mouth. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui alasan pemeriksaan menggunakan Panoramic dibandingkan menggunakan pesawat konvensional biasa seperti yang tertulis pada SPO pemeriksaan TMJ. Metode Penelitian : Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Waktu pengambilan data bulan April-Mei-Juni 2025. Lokasi pengambilan data di Instalasi Radiologi RSUD Panembahan Senopati Bantul. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi dan wawancara dengan 3 radiografer , dokter radiologi dan dokter pengirim. Pengolahan data dilakukan melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, kemudian dilakukan analisis data dengan referensi dan literatur untuk mengambil kesimpulan dan saran. Hasil Penelitian : Pemeriksaan Temporomandibular Joint dengan menggunakan Panoramic meliputi persiapan pasien serta persiapan alat. Proyeksi Panoramic yang digunakan adalah dua kali scan dengan posisi close mouth dan open mouth. Alasan menggunakan Panoramic dalam pemeriksaan TMJ adalah menyesuaikan dengan klinis yang akan diperiksa dan memudahkan radiografer dalam memposisikan pasien serta memberikan kenyamanan pada pasien selama melakukan pemeriksaan. Penggunaan Panoramic juga sudah dapat menunjukkan hasil radiograf yang diinginkan. Kesimpulan : Pemeriksaan Temporomandibular Joint dengan klinis disorder menggunakan Panoramic di Instalasi Radiologi RSUD Panembahan Senopati Bantul sudah dapat menampakkan anatomi TMJ dan menegakkan diagnosa.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Temporomandibular Joint, disorder, Panoramic
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kesehatan dan Keteknisian Medik > D3 Teknik Rontgen
Depositing User: Admin Cakep Perpus
Date Deposited: 09 Feb 2026 04:10
Last Modified: 09 Feb 2026 04:10
URI: http://eprints.uwhs.ac.id/id/eprint/3148

Actions (login required)

View Item View Item