PENGARUH TEHNIK RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP PENURUNAN NYERI PERUT PASIEN GASTROENTRITIS AKUT DI PUSKESMAS SUBAH

Fauyan, Mukh (2025) PENGARUH TEHNIK RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP PENURUNAN NYERI PERUT PASIEN GASTROENTRITIS AKUT DI PUSKESMAS SUBAH. Other thesis, Universitas Widya Husada Semarang.

[img] Text (COVER)
COVER.pdf - Published Version

Download (6MB)
[img] Text (LEMBAR PERSETUJUAN)
PERSETUJUAN.pdf - Published Version

Download (208kB)
[img] Text (LEMBAR PENGESAHAN)
PENGESAHAN.pdf - Published Version

Download (272kB)
[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB 1)
BAB I.pdf - Published Version

Download (3MB)
[img] Text (BAB 2)
BAB II.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (10MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB III.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB IV.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5)
BAB V.pdf - Published Version

Download (2MB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Gastroenteritis akut merupakan salah satu gangguan pencernaan yang ditandai dengan nyeri perut akibat peradangan mukosa lambung atau usus. Nyeri yang dialami pasien sering kali menyebabkan ketidaknyamanan, gangguan istirahat, dan menurunkan kualitas hidup. Penatalaksanaan nyeri dapat dilakukan secara farmakologis maupun nonfarmakologis. Salah satu metode nonfarmakologis yang efektif, mudah, dan tanpa efek samping adalah teknik relaksasi nafas dalam, yang berfungsi untuk meningkatkan oksigenasi jaringan, menurunkan ketegangan otot, dan merangsang pelepasan endorfin alami tubuh. Tujuan: Mengetahui penerapan teknik relaksasi nafas dalam terhadap penurunan nyeri perut pada pasien gastroenteritis akut di Puskesmas Subah Kabupaten Batang. Metode: Desain penelitian menggunakan pendekatan studi kasus deskriptif dengan rancangan one group pretest–posttest. Subjek penelitian terdiri dari 5 pasien (1 laki-laki dan 4 perempuan) dengan diagnosis gastroenteritis akut dan gastritis. Intervensi diberikan berupa latihan relaksasi nafas dalam selama tiga hari berturut-turut, satu kali per hari selama ±15 menit. Pengukuran nyeri dilakukan menggunakan skala numerik (NRS) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Seluruh responden mengalami penurunan tingkat nyeri setelah diberikan intervensi relaksasi nafas dalam. Skala nyeri awal (pretest) berkisar antara 6–7, sedangkan setelah intervensi (posttest) menurun menjadi 2–3. Rata-rata penurunan nyeri sebesar 3 poin. Responden melaporkan tubuh terasa lebih rileks, pola nafas lebih teratur, dan nyeri perut berkurang signifikan. Kesimpulan: Penerapan teknik relaksasi nafas dalam terbukti efektif dalam menurunkan intensitas nyeri perut pada pasien gastroenteritis akut. Metode ini dapat dijadikan intervensi keperawatan nonfarmakologis yang aman, mudah diterapkan, dan bermanfaat meningkatkan kenyamanan serta mempercepat proses penyembuhan pasien.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: relaksasi nafas dalam, nyeri perut, gastroenteritis akut, teknik nonfarmakologis
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Keperawatan Bisnis dan Teknologi > Pendidikan Profesi Ners
Depositing User: Admin Cakep Perpus
Date Deposited: 19 Jan 2026 04:33
Last Modified: 19 Jan 2026 06:25
URI: http://eprints.uwhs.ac.id/id/eprint/3071

Actions (login required)

View Item View Item