FADHILAH, NURUL (2025) TEKNIK PEMERIKSAAN RADIOGRAFI NASAL BONE PADA KLINIS SUSPEK FRAKTUR NASAL DI INSTALASI RSUD DR. SOESELO KABUPATEN TEGAL. Diploma thesis, Universitas Widya Husada Semarang.
|
Text (COVER)
COVER.pdf - Published Version Download (6MB) |
|
|
Text (PERSETUJUAN)
PERSETUJUAN.pdf - Published Version Download (217kB) |
|
|
Text (PENGESAHAN)
PENGESAHAN.pdf - Published Version Download (282kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf - Published Version Download (787kB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf - Published Version Download (4MB) |
|
|
Text (BAB 2)
BAB 2.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
BAB 3.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
BAB 4.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 6)
BAB 6.pdf - Published Version Download (606kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (938kB) | Request a copy |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (14MB) | Request a copy |
Abstract
Latar belakang : Menurut Lampignano & Kendrick (2018), terdapat 2 proyeksi yang digunakan untuk menampakkan tulang nasal, yaitu proyeksi Lateral dan Parietoacanthial (Waters Method). Sedangkan teknik pemeriksaan radiografi nasal bone dengan kasus fraktur di Instalasi Radiologi RSUD dr. Soeselo Kab. Tegal menggunakan proyeksi lateral, tujuan penelitian ini untuk mengetahui Teknik pemeriksaan dan alasan hanya menggunakan proyeksi lateral saja pada pemeriksaan Nasal Bone. Metode : Jenis penelitian ini kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilakukan pada April – Juli 2025. Subyek 3 orang radiografer dan satu orang dokter spesialis radiologi. Objek penelitian ini adalah teknik pemeriksaan radiografi nasal bone pada klinis suspek fraktur nasal, pengumpulan data dengan observasi, pedoman wawancara dan pedoman dokumentasi. Kemudian dikumpulkan dan dilakukan pembuatan transkip wawancara. Reduksi data berupa tabel kategorisasi dan koding terbuka, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian : Teknik pemeriksaan nasal bone pada klinis suspek fraktur nasal hanya menggunakan proyeksi Lateral saja dengan posisi pasien supine, dengan central point 1,25 cm dibawah nasion. Alasan hanya menggunakan proyeksi Lateral karena proyeksi ini cukup untuk menegakkan diagnosa selain itu juga kelebihan proyeksi ini yang pertama kenyamanan pasien, kedua lebih terlihat jelas dibandingkan dengan AP, karena pada AP dia akan banyak superposisi dengan daerah kepala yang terletak di daerah nasal, jadi kalau lateral dia langsung bisa terlihat di daerah tulang rawannya. Kesimpulan : Teknik pemeriksaan Nasal Bone pada Klinis Suspek Fraktur Nasal di Instalasi Radiologi RSUD dr. Soeselo Kab. Tegal menggunakan proyeksi Lateral tanpa menambah dengan proyeksi yang lain, kecuali dari radiolog meminta untuk menambahkan pryoyeksi tambahan apabila dirasa kurang jelas, hanya saja lebih cenderung pada proyeksi lateral saja.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Nasal Bone, Suspect Fraktur Nasal, RSUD dr Soeselo Kab.Tegal |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Kesehatan dan Keteknisian Medik > D3 Teknik Rontgen |
| Depositing User: | Admin Cakep Perpus |
| Date Deposited: | 15 Jan 2026 03:24 |
| Last Modified: | 15 Jan 2026 03:24 |
| URI: | http://eprints.uwhs.ac.id/id/eprint/3054 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

