ATIYAH, WAFROTUL (2025) PROSEDUR PEMERIKSAAN MSCT SINUS PARANASAL (SPN) NON KONTRAS DENGAN KLINIS SINUSITIS DI INSTALASI RADIOLOGI RSUD SULTAN FATAH DEMAK. Diploma thesis, Universitas Widya Husada Semarang.
|
Text (COVER)
Cover.pdf - Published Version Download (8MB) |
|
|
Text (PERSETUJUAN)
Lembar Persetujuan.pdf - Published Version Download (469kB) |
|
|
Text (PENGESAHAN)
Lembar Pengesahan.pdf - Published Version Download (306kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf - Published Version Download (941kB) |
|
|
Text (BAB 1)
Bab I Pendahuluan.pdf - Published Version Download (5MB) |
|
|
Text (BAB 2)
Bab II Tinjauan Pustaka.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (12MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
Bab III Metode Penelitian.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
Bab IV Hasil Penelitian.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5)
Bab V Pembahasan.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 6)
Bab VI Penutup.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
Daftar Pustaka.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (20MB) | Request a copy |
Abstract
Latar belakang : Pemeriksaan MSCT sinus paranasal (SPN) non kontras pada klinis sinusitis Di Instalasi Radiologi RSUD Sultan Fatah Demak dilakukan dengan posisi pasien supine di atas meja pemeriksaan. Hal ini berbeda dengan teori menurut (Seeram, 2016), pemeriksaan MSCT sinus paranasal (SPN) non kontras pada klinis sinusitis dilakukan dengan posisi pasien prone di atas meja pemeriksaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prosedur pemeriksaan dan alasan menggunakan posisi pasien supine. Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dan disimpulkan. Hasil Penelitian : Pemeriksaan MSCT SPN non kontras di RSUD Sultan Fatah Demak persiapan pasienya yaitu melepas benda-benda yang menimbulkan artefak. Pasien diposisikan supine dengan head first, dan topogram yang digunakan adalah cranium AP dan lateral. Batas inferior ditentukan sekitar 1–2 cm di bawah margo inferior sinus maksilaris, dan batas superior sekitar 1–2 cm di atas sinus frontalis. Gantry tilt diatur pada 0 derajat, Field of view (FOV) berkisar antara 15–20 cm, dan slice thickness awal 1,25 mm, direkonstruksi menjadi 3 mm menggunakan MPR. Alasan menggunakan posisi pasien supine yaitu untuk kenyamanan, mempermudah, dan meminimalkan resiko. Kesimpulan : Prosedur pemeriksaan MSCT sinus paranasal (SPN) non Kontras pada klinis sinusitis persiapan pasienya yaitu melepas benda-benda yang menimbulkan artefak. Posisi pasien supine dengan head first, batas inferior ditetapkan sekitar 1 sampai 2 cm di bawah margo inferior sinus maksilaris, sedangkan batas superior sekitar 1 sampai 2 cm di atas sinus frontalis, topogram yang digunakan cranium AP dan lateral, gantry 0°, FOV 15–20 cm, irisan awal 1,25 mm dan rekonstruksi MPR 3 mm. Posisi supine dipilih untuk memberikan kenyamanan, kemudahan, keamanan, serta meminimalkan risiko selama pemeriksaan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | sinus paranasal, MSCT, sinusitis, supine. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Kesehatan dan Keteknisian Medik > D3 Teknik Rontgen |
| Depositing User: | Admin Cakep Perpus |
| Date Deposited: | 12 Jan 2026 03:28 |
| Last Modified: | 12 Jan 2026 03:28 |
| URI: | http://eprints.uwhs.ac.id/id/eprint/3009 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

