Maniquin, Maria de Sousa (2025) HUBUNGAN SPIRITUAL WELL-BEING DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN STROKE DI RUMAH SAKIT RAEOA TIMOR LESTE. Other thesis, Universitas Widya Husada Semarang.
|
Text (COVER)
COVER.pdf - Published Version Download (5MB) |
|
|
Text (LEMBAR PERSETUJUAN)
PERSETUJUAN.pdf - Published Version Download (263kB) |
|
|
Text (LEMBAR PENGESAHAN)
PENGESAHAN.pdf - Published Version Download (388kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf - Published Version Download (4MB) |
|
|
Text (BAB 2)
BAB 2.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (10MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
BAB 3.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (8MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
BAB 4.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 6)
BAB 6.pdf - Published Version Download (828kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (LAMMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (9MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang Stroke merupakan salah satu penyebab utama kecacatan dan kematian di dunia, termasuk di Timor Leste. Pasien pasca stroke sering mengalami gangguan fisik, psikologis, sosial, dan spiritual yang berdampak pada penurunan kualitas hidup. Salah satu faktor yang dapat membantu proses adaptasi dan pemulihan pasien adalah kesejahteraan spiritual (Spiritual Well-Being), yang mencerminkan kemampuan individu untuk menemukan makna, harapan, serta hubungan dengan Tuhan dan lingkungan sosialnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Spiritual Well-Being dengan kualitas hidup pasien stroke di Rumah Sakit Raeoa Timor Leste. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan analitik korelasional dan rancangan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien stroke rawat jalan di Unit Fisioterapi Rumah Sakit Raeoa Timor Leste, sebanyak 30 orang, yang juga menjadi sampel menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner Spiritual Well-Being (SPWB) dan kuesioner WHOQOL-BREF untuk mengukur kualitas hidup. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi p ≤ 0,05. Hasil: Sebagian besar responden berusia >55 tahun (46,7%), berjenis kelamin laki-laki (56,7%), berpendidikan SD (53,3%), dan bekerja sebagai ibu rumah tangga atau wiraswasta. Tingkat Spiritual Well-Being pasien sebagian besar berada pada kategori sedang (43,3%), demikian pula kualitas hidup pasien stroke berada pada kategori sedang (43,3%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara Spiritual Well-Being dengan kualitas hidup pasien stroke (p = 0,000; p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara Spiritual Well-Being dengan kualitas hidup pasien stroke di Rumah Sakit Raeoa Timor Leste. Semakin tinggi tingkat Spiritual Well-Being pasien, semakin baik pula kualitas hidup yang mereka rasakan. Diperlukan upaya peningkatan dukungan spiritual dalam pelayanan keperawatan untuk memperkuat kesejahteraan psikologis dan kualitas hidup pasien pasca stroke.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Spiritual Well-Being, Kualitas Hidup, Stroke |
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine |
| Divisions: | Fakultas Keperawatan Bisnis dan Teknologi > S1 Ilmu Keperawatan |
| Depositing User: | Admin Cakep Perpus |
| Date Deposited: | 07 Jan 2026 03:20 |
| Last Modified: | 07 Jan 2026 03:20 |
| URI: | http://eprints.uwhs.ac.id/id/eprint/2957 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

